Penyebaran Video Mesum Remaja Buleleng

3

redaksipil – Penyebaran Video Mesum Komang P (19), terdakwa pencabulan remaja di Buleleng, menentang sudah menebarkan video cabul yang dimainkannya dengan korban. Apa lagi, sampai trending dibagi di WhatsApp dan group sekolah korban.

“Saya tidak bisa menebar ke mana saja. Sesudah saya bikin, saya hapus, buat, hapus. Demikian. Handphone¬† sempat juga ia (bekas kekasih-korban) yang membawa,” ungkapkan Komang saat didatangkan di lobi Mapolres Buleleng, Rabu (25/1/2023).

Ke-2 sejoli itu melakukan hubungan intim saat menjalin cinta. Ke-2 nya merajut cinta semenjak 21 April 2022.

Korban sebagai adik kelas terdakwa di salah satunya SMA di Sawan. Adapun, penyebaran ideo mesum  melakukan hubungan intim di-claim sekedar pajangan di galeri handphonenya sebagai kenangan.

“Masih sekolah kelas 3. Ia (korban) adik kelas saya. Saya bikin video untuk pajangan, kerap disaksikan buat kenangan. Video itu cuma saya dan bekas kekasih yang mengetahui,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Hadimastika menyebutkan video cabul yang trending itu sebagai rekaman September 2022. Lokasi peristiwanya di dalam rumah aktor di Dusun Sudaji, Sawan. Nach, satu bulan sesudahnya ke-2 sejoli itu putus.

Berkaitan dengan video cabul yang trending itu, polisi akui masih menyelidik. Tetapi, orangtua korban membuat laporan berkaitan pencabulan anak remaja.

Penyebaran Video Mesum
Penyebaran Video Mesum

“Yang tebar? Masih kami pelajari permasalahan penebaran, saya minta warga yang menyaksikan forward-an tolong tidak boleh dibagikan (dibagi) kembali. Silahkan kita menghargai hati keluarga dan korban. Yang menyaksikan atau yang terima tidak boleh diterusin kembali, dihapus saja,” ungkapkan Hadimastika.

Atas tindakannya, Komang dijaring dengan Pasal 81 Undang-Undang (UU) Nomor 17 tahun 2016 mengenai Pelindungan Anak. Komang diintimidasi dengan hukuman minimum 5 tahun dan optimal 15 tahun penjara.

Dijumpai, video cabul itu mempertunjukkan sepasang remaja di Buleleng dan menyebar lewat pesan berantai di group WhatsApp. Dalam video memiliki durasi semenit itu, sepasang remaja lakukan jalinan intim dalam suatu kamar berdinding bata.

Video itu direkam memakai smartphone dan digenggam oleh aktor pria. Dalam pada itu, aktor wanita terlihat menampik direkam dan sering tutupi mukanya dengan tangan.